Newsflash
|
Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabaraakaatuh, Untuk mendapatkan artikel-artikel lama, silahkan klik icon dibawah. Salam, |
Total Users
 | 196 registered |
 | 0 today |  | 4 this week |  | 10 this month |  | Last: Pakne Rifda |
|
Home
|
|
Written by redaksi
|
|
Friday, 06 January 2006 |
Kebangkitan Islam Menantang Modernisasi Dan Globalisasi: Perjuangan Hizbut Tahrir di Indonesia* Oleh: Muhammad Ismail Yusanto** hayatulislam.net - Imperialisme: Problem Utama
Kolonialisme, modernisasi, dan globalisasi sesungguhnya hanyalah istilah-istilah yang berbeda dari satu substansi yang sama, yakni imperialisme. Imperialisme adalah pemaksaan dominasi politik, militer, budaya, dan ekonomi atas suatu negara untuk dieksploitasi.1 Imperialisme atau penjajahan (isti'mariyah) merupakan metode baku dari ideologi kapitalisme dalam menyebarkan pengaruhnya. Kendati merupakan metode baku, tapi manifetasi imperialisme muncul dalam beragam bentuk, bisa berupa dominasi militer, politik, ekonomi, budaya maupun bentuk yang lain. |
|
Last Updated ( Friday, 06 January 2006 )
|
|
Read more...
|
|
|
Perdagangan Internasional |
|
|
|
|
Written by redaksi
|
|
Sunday, 12 February 2006 |
Perdagangan Internasional Oleh: Dwi Condro Triono hayatulislam.net - Pendahuluan Perdagangan internasional sangat diperlukan oleh sebuah negara, sebab dengan perdagangan internasional suatu negara akan memiliki peluang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Melalui perdagangan internasional ini pula, suatu negara akan memiliki kemampuan untuk memperluas kemungkinan konsumsinya. Melalui perdagangan internasional, Indonesia dapat menjual aneka tekstilnya ke Jepang, Jepang dapat menjual perangkat komputernya ke Amerika, dan Amerika dapat menjual produk gandumnya ke Indonesia, dan seterusnya. Inilah inti dari manfaat perdagangan internasional. |
|
Last Updated ( Sunday, 12 February 2006 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by redaksi
|
|
Friday, 17 March 2006 |
‘Aqidah Landasan Kehidupan Muslim Oleh: Syamsuddin Ramadhan al-Nawi hayatulislam.net - Ibarat sebuah bangunan, ‘aqidah adalah pondasi dari bangunan tersebut. Tegak, dan kokohnya bangunan tergantung pada kuat dan lemahnya pondasi. Bila pondasi itu kuat maka bangunan tersebut akan berdiri dengan kokoh dan kuat. Sebaliknya, bila pondasi bangunan tersebut rapuh, maka seluruh bangunan di atasnya akan sangat mudah untuk runtuh bahkan hancur. Demikian pula kehidupan seseorang, kokoh dan tegaknya kehidupan dirinya sangat tergantung dari kuat dan lemahnya ‘aqidah yang ia miliki. Bila ‘aqidahnya kuat dan kokoh, maka ia akan mampu mengarungi kehidupan ini dengan selamat dan kokoh. Ia tidak mudah diombang-ambingkan badai kehidupan duniawi. Ia akan tetap tegar di tengah goncangan derita dan kenestapaan. Sebaliknya, tatkala 'aqidahnya lemah, maka ia akan sangat mudah ditimpa keluh kesah, dan ketidaksabaran. Selain itu, dirinya juga sangat rentan dengan derita dan cobaan. Pendiriannya untuk selalu berada di jalan Allah SWT, mudah bergeser, hanya karena sedikit cobaan dan iming-iming duniawi. Seseorang yang lemah ‘aqidahnya akan sangat mudah menyimpang dari aturan-aturan Allah SWT. Mereka suka menyimpangkan aturan-aturan Allah, merubah-rubah, dan menafsirkan firman Allah SWT dan sabda Rasul-Nya, sesuai dengan keinginan hawa nafsunya. Seseorang tidak disebut beriman, hanya sekedar telah mengucapkan syahadat, atau telah mengerjakan hukum Islam. Akan tetapi, dirinya baru bisa disebut beriman, bila ia tunduk patuh, yakin, dan ridha terhadap ketetapan dari Allah SWT. Allah SWT telah berfirman: |
|
Last Updated ( Friday, 17 March 2006 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by redaksi
|
|
Saturday, 11 February 2006 |
Seputar Menghina Rasul hayatulislam.net - 1. Kartun Nabi: Menghina Nabi Berbagai surat kabar di Eropa menerbitkan kembali gambar karikatur Nabi Muhammad Saw yang kontroversial meski dihujat umat islam sedunia, untuk menunjukkan dukungan mereka kepada koran Denmark yang pertama kali menerbitkannya. |
|
Last Updated ( Saturday, 11 February 2006 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by redaksi
|
|
Saturday, 08 April 2006 |
Mengikuti dan Meneladani Rasulullah SAW Buletin al-Islam Edisi 299 hayatulislam.net - Bulan Rabiul awal merupakan bulan ekspresi kecintaan kepada Nabi Muhammad saw. Hari-hari pada bulan ini banyak digunakan untuk mengenang kebesaran dan jasa-jasanya. Beliau adalah manusia pilihan; bukan pilihan rakyat lewat Pemilu, tetapi manusia pilihan Allah SWT, Zat Yang Mahamulia. Dialah manusia mulia yang telah menunaikan amanah, menyampaikan risalah, membina umat, dan membebaskan manusia dari penyembahan kepada manusia menuju pada penyembahan kepada Pencipta manusia. Keluhuran Beliau diakui oleh dunia. Pengakuan tentang hal ini muncul dari bukan Muslim sekalipun. "Jika kita mengukur kebesaran dengan pengaruh, ia adalah seorang raksasa sejarah. Ia berjuang meningkatkan tahap ruhaniah dan moral suatu bangsa yang tenggelam dalam kebiadaban karena panas kegersangan gurun. Dia berhasil lebih sempurna dari pembaharu manapun. Belum pernah ada orang yang begitu berhasil mewujudkan mimpi-mimpinya seperti dia," tulis Will Durant dalam The Story of Civilization. |
|
Last Updated ( Saturday, 08 April 2006 )
|
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
| | Results 1 - 9 of 110 |
|
|
|
(C) 2006 Hayatulislam.net
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
| |