online :      Monday 27th December 2004 09:31:20 PM -- 15 Zulkaedah 1425
Menu-atas
Hayatulislam.net   Depan   Tentang Kami   Kontak Kami
Hayatulislam.net Portal Links

hayatulislam.net v 4_3
Navigasi
Hizbut Tahrir Indonesia
GEMA Pembebasan
Buletin Al-Islam
Mutiara Al Quran


Artikel Terbaru Sebelumnya
•  Hidup Bermasyarakat 20 Dec
•  Apa Itu Filsafat? 17 Dec
•  Tadarruj Dalam Memperjuangkan Hukum Islam 16 Dec
•  Benarkah dunia telah 80 tahun menanti khilafah? (tanggapan-1 atas tanggapan Irfan Junaidi) 15 Dec
Artikel Populer
Kehidupan Ekonomi Dalam Daulah Khilafah Islamiyah (946)
Manhaj Hizbut Tahrir Fi Al-Taghyir (Telaah Sekilas) (936)
Titik Tolak Perjalanan Dakwah Hizbut Tahrir (718)
Dinamika Aqidah Islam (708)
 
Menu-atas
Interaktif
• Guestbook
• Site Statistik
• Forum Diskusi
• Chatting
• eBook
Menu-atas
Syariat Islam
• Syakhshiyah
• Nafsiyyah Fikriyyah
• Dakwah
• Ekonomi
• Siyasah
• Sanksi
Menu-atas
Rubrik Khusus
• Hikmah
• Telaah Kitab
• Opini
• Kritik
• Konsultasi Islam
Bulletin
• Politik - AL-ISLAM
• Remaja - STUDIA
LOGIN
Username
Password
forgot password?
Daftar Mailing List !

Advanced search

Komentar Lainnya

Abbas: Assalamualaikum Untuk mengerti lebih jauh apa yang terjadi dengan kehalifahan dan bagaimana jalan kembalinya kekhalifahan (BUKAN MENANTI-tapi harus dikerjakan!!) saya mengajurkan untuk membaca buku: The Return of The Chaliphate dari Shaykh Abdalqadir as-Sufi, (bisa tanyakan pada saya, Abbas Firman, jakarta1212) The Return of the Gold Dinar by Prof Umar bey Ibrahim ...

Abbas: Assalamualaikum Untuk mengerti lebih jauh apa yang terjadi dengan kehalifahan dan bagaimana jalan kembalinya kekhalifahan (BUKAN MENANTI-tapi harus dikerjakan!!) saya mengajurkan untuk membaca buku: The Return of The Chaliphate dari Shaykh Abdalqadir as-Sufi, (bisa tanyakan pada saya, Abbas Firman, jakarta1212) The Return of the Gold Dinar by Prof Umar bey Ibrahim ...

Ihsan: Memang Amerika sejak dulu sudah menampakkan kebenciannya kepada Islam dan Umat Islam. tapi umat islam sendiri tidak banyak yang tidak menyadarinya. Dan yang paling disayangkan, umat negeri-negeri Islam yang dekat dengan daerah yang diserang oleh kaum kafir tidak mau memberikan bantuan. Padahal, walau seberapa hebatnya Amerika jika dilawan secara jama'i ...

Pro-Kontra Teori Konspirasi
22, Nov 04 | 7:52 pm
rfk: konspirasi "opini media" ini pada sebagian umat Islam akan berdampak menjadi "merasa sebagai tertuduh", secara psikologis ini tidak mengenakkan, maka akan bereaksi meminimalisir tekanan "perasaan sebagai tertuduh" ini dengan meredusir hal-hal yang "terkesan angker & sangar" dari dakwah-dakwah ajaran Islam, dengan maksud ingin menonjolkan kesan "ramah & sejuk" ajaran Islam. ...

Stop Maksiat: Sebatas Ramadhan?
20, Oct 04 | 9:21 am
Haji Muhammad: Kepada para pembaca yang pintar Hukum dibawah UUD45 adalah KUHP (Kitab Undang Undang Hukum Pidana). KUHP disalin atau ditulis dari kitab hukum "wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indie; yang dipergunakan oleh Belanda; sebelum Indonesia merdeka. Islam adalah agama yang mengajarkan Monotheis dan menjunjung tinggi HAM. Banyak pelanggaran HAM didalam KUHP sehingga Indonesia ...

Memahami Hakekat Tauhid
18, Oct 04 | 9:46 pm
wmaruf: Anda Belum membahas satu masalah Bi, 'Tauhid Mulkiyah' ...

Pencarian Antara Dua Extrema
15, Oct 04 | 10:57 pm
ahmad: semoga Allah memuliakan saudara yang saling mengingatkan dg ilmu ...

Pencarian Antara Dua Extrema
12, Oct 04 | 2:02 am
edym: Assalamu'alaikum wr wb Ada beberapa catatan berkaitan dengan qolbu dan akal ini. Pertama, terminologi qolbu dan akal dalam AQ. Kedua, dakwah Islam kepada qolbu atau kepada pemikiran? Terminologi qolbu dan akal dalam AQ. Kita merujuk kepada terminologi qolbu dalam AQ. Di beberapa ayat disebut dengan qolbu, di ayat lain disebut dengan fuad. Misalnya QS Al A’raf [7] ayat ...

Bersegera Melaksanakan Syariah
08, Oct 04 | 5:42 pm
wmaruf: Abi Muhammad, bukankah Allah berfirman "Wa laa talbisu l haqqa bil bathil" ? bagaimana mungkin syariah diterapkan jika sumber dari segala sumber hukum di negara ini adalah berhala Burung Gepeng ? bukankah Allah hanya berkehendak bahwa DiinNya dimenangkan di atas segala diin yang ada? Jika syariah diterapkan sementara ...

Ibadah
06, Oct 04 | 5:34 am
wmaruf: Yang masalah hari ini adalah: banyak orang menganggap Ibadah itu hanya 5 rukun Islam, sedangkan bagaimana menegakkan Hukum Allah di muka bumi kebanyakan kaum 'muslim' malah melupakannya.. dan sibuk dengan program-program batil yang dimurkai Allah. ...

wmaruf: pengambilan kekuasaan dilakukan pada saat Futuh, yang notabene dilalui dulu oleh proses Hijrah dan Qital/Perang, tanpa kedua proses sebelumnya proses penegakkan Din/Khilafah akan prematur. .. tahap Ketiga, Marhalah Istilamu al-Hukmi, yakni tahap pengambilalihan kekuasaan guna penerapan syariat Islam secara utuh dan menyeluruh dan mengemban risalah Islam ke seluruh penjuru dunia. ...

wmaruf: mohon dibaca QS 4/140 pak, rasulullah justru uzlah dari darun nadwah, beliau tidak lagi menggunakan partai politik .. dan sepenuhnya berlepas diri dari kegiatan darun nadwah. Partai Politik Guna merealisasikan tujuannya itu, Hizbut Tahrir telah menetapkan metode perjuangannya berdasarkan pengkajiannya terhadap thariqah (metode) dakwah Rasulullah sejak berdakwah pertama kali di Makkah ...

Nadia Ali: Assalamu a’laikum Afwan mohon nasihatnya. Pendapat bahwa keterlibatan/bergabung dalam parlemen saat ini adalah perkara yang tidak sesuai dengan hukum syara’ dan antum pernah mengemukakan sebuah dalil: “Demi Allah, seandainya mereka sanggup meletakkan matahari di sebelah kananku dan bulan di sebelah kiriku agar aku mau meninggalkan urusan (dakwah) ini, aku tidak akan ...

Penerapan Syariat, Bukti Keimanan
15, Sep 04 | 12:16 pm
muhammad567: Kepada para pembaca yang pintar Islam adalah agama terbesar di Indonesia; sehingga ummat Islam merupakan pembayar pajak terbesar sejak tahun 1945; walaupun demikian sebagian besar ummat Islam berada dibawah garis kemiskinan. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2005 sebesar 360 triliun. Ini berarti Pemerintah RI akan menghabiskan dana sebesar ...

Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa
03, Sep 04 | 10:45 pm
athifah: Ass...................................... Apa bisa dijelaskan tentang nikah mut`ah???bgm islam memandang tentang masalah ini, dan bagaimana sejarahnya??? Syukran sebelumnya ...

bin: Ass, Golongan mahluk bernyawa adalah hewan dan manusia. Bagaimana halnya dengan mikroorganisme bersel satu, apakah dia dikategorikan sebagai hewan dan tidak boleh digambar juga utk kepentingan pelajaran biologi sekolah? Demikian juga dengan menggambar sebagian manusia/hewan, apakah tidak boleh menggambarkan posisi organ tubuh, jaringan, serta satu sel yang ada padanya utk kepentingan belajar ...

Sipil v Militer: Gagasan Absurd
01, Sep 04 | 9:12 am
Haji Muhammad: Kepada para pembaca yang pintar Negara terbagi dua jenis yaitu Autocrasy dan Democrasy. Pakistan, Lybia, Cuba dan beberapa negara di Afrika adalah negara Autocrasy. Pakistan dipimpin oleh Jendral Musyaraf; Lybia dipimpin oleh Colonel M Khadafi; Indonesia dipimipin oleh Jendral Soeharto juga merupakan negara Autocrasy. Kekuasaan tertiggi ditangan Pemimpin Negara atau President; ...

Redaksi: Redaksi: Berikut adalah komentar yang dikirim ke email Redaksi. Ada beberapa pendapat saya yang mungkin tidak sesuai dengan tulisan itu. Sebagian pendapat dari tulisan ini bagus, saya setuju, oke. Namun mari kita lihat beberapa hal yang saya kurang setuju sehingga menjadikantulisan ini kurang oke :-) Saya mengerti bahwa Islam harus diaplikasikan secara ...

Arsip Syariat Islam
Syaksiyah
•  Pemimpin Yang Harus Ditaati 05 Nov
•  Hakekat Syahadat Tauhid 19 Oct
•  Memahami Hakekat Tauhid 18 Oct
•  Bersegera Melaksanakan Syariah 07 Oct
•  Ibadah 04 Oct
•  Umur Dan Keraguan 28 Sep
•  Menangis Yang Dianjurkan 26 Sep
•  Takut kepada Allah 20 Sep

Nafsiyyah Fikriyyah
•  Mengadopsi Pemikiran Islam 09 Dec
•  Keistimewaan Dan Keunggulan Pemikiran Islam 03 Dec
•  Karakteristik Pemikiran Islam 12 Nov
•  Perubahan Masyarakat Lewat Pemikiran Islam 06 Nov
•  Akrab Dengan Al-Qur’an 28 Oct

Dakwah
•  Meraih Kemuliaan Dengan Dakwah 16 Sep
•  Problem Kristenisasi Butuh Penanggulangan Ideologis 06 Aug
•  Tanggung Jawab Umat Dalam Dakwah Islam 29 May
•  Manhaj Hizbut Tahrir Fi Al-Taghyir (Telaah Sekilas) 15 Apr
•  Menegakkan Kembali Negara Khilafah: Dengan Metode Rasulullah Saw 11 Apr
•  Metode Mengubah Masyarakat 05 Apr
•  Taghyir Ekstra Parlemen 18 Mar
•  Dakwah Meletakkan Pondasi Khilafah Islamiyyah 01 Mar

Ekonomi
•  Menyoroti Problem Ketenagakerjaan 25 Oct
•  Solusi Islam Atas Kemiskinan 23 Oct
•  Politik Bantuan Luar Negeri 21 Oct
•  Meluruskan Persepsi Keliru Terhadap Sistem Ekonomi Islam 17 Oct
•  Strategi Amerika Untuk Menguasai Ekonomi Dunia 10 Oct
•  Globalisasi: Skenario Mutakhir Kapitalisme 08 Oct
•  Hukum Seputar Leasing 28 Aug
•  Ada Apa Dengan Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia? 19 Aug

Siyasah
•  Hubungan Sipil Dan Militer Dalam Pemerintahan Islam 08 Dec
•  Administrasi Negara Islam Menjamin Kesejahteraan Rakyat 02 Dec
•  Perang Melawan Terorisme (Membaca Lagi Motif AS) 01 Nov
•  Mengatur Wakil Rakyat Dengan Syariat 05 Oct
•  Tegaknya Khilafah, Wajib Dan Perlu 25 Sep
•  Ancaman Pangkalan Militer AS 23 Sep
•  Di Balik ‘Bom Kuningan’ 15 Sep
•  Memahami Paradigma Baru Politik Polaritas LN AS 13 Sep

Sanksi
•  Hukum Tajassus (Spionase) 18 Sep
•  Sanksi Bagi Perompak (Hirabah) 12 Jun
•  Hukum Ghulul 27 Dec
•  Fungsi Uqubat Dalam Islam 27 Dec
•  Tindakan Yang Dijatuhi Sanksi 08 Nov
•  Hukum Pidana Islam Sebagai Penebus & Pencegah 26 Oct
•  Indahnya Pengadilan Islam 14 Oct
Rubrik Khusus
Hikmah
•  Iman dan Istiqomah 27 Dec
•  Hidup Bermasyarakat 20 Dec
•  Mencegah Perbuatan Munkar 13 Dec
•  Dampak Kedatangan Mars bagi Kehidupan Kita 06 Dec
•  Seniorisme Dan Ashabiyah 30 Nov
•  Memilih 10 Nov
•  Cinta Dunia, Takut Mati 04 Nov
•  Mengayomi Rakyat 30 Oct

Telaah Kitab
•  Fitrah 01 Dec
•  Berpaling Dari Syariat Menuai Kesempitan Hidup 02 Nov
•  Antara Tafsξr Dan Ta’wξl 02 Oct
•  Antara Fikih Dan Syariat Islam 17 Sep
•  Penerapan Syariat, Bukti Keimanan 14 Sep
•  Meluruskan Makna Ijtihad 07 Aug
•  Menyoal Fiqh Al-Wβqi’ 02 Aug
•  Sosok Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar r.a. 13 Jul

Opini
•  Mencegah Lahirnya Generasi Preman 24 Dec
•  Kilas Balik Perang Salib 22 Dec
•  Perjuangan Penegakkan Syariat Islam: Tantangan di Era Pemerintahan Baru 21 Dec
•  Benarkah dunia telah 80 tahun menanti khilafah? (tanggapan-1 atas tanggapan Irfan Junaidi) 15 Dec
•  Krisis Iran: Kegagalan Revolusi Islam? 14 Dec
•  Di Balik Rencana Kerjasama Keamanan AS-Australia-Indonesia 10 Dec
•  Mencurigai Asing di Balik Teror Bom 15 Nov
•  Membangkitkan Taraf Berpikir Umat 13 Nov

Kritik
•  Menyoroti Draft KHI Dari Perspektif Ideologis Dan Metodologis 09 Nov
•  Pro-Kontra Teori Konspirasi 08 Nov
•  Menggugat Gagasan Perubahan Hukum Islam 31 Oct
•  Menggugat Draf Kompilasi Hukum “Inkar Syariat” 13 Oct
•  Telaah Etika Bisnis Islami Menurut Rafiq Issa Beekun 12 Oct
•  Hakikat Penyucian Diri 03 Oct
•  Menggugat Fikih Lintas Agama 11 Sep
•  Syariat Islam Belum Laku Tapi Wajib (Tanggapan Untuk J Geovanie) 10 Sep

Konsultasi Islam
•  Kesaksian Hilal Yang Bertentangan Dengan Ilmu Astronomi 23 Dec
•  Apa Itu Filsafat? 17 Dec
•  Tadarruj Dalam Memperjuangkan Hukum Islam 16 Dec
•  Kedudukan Akal Di Dalam Islam 07 Dec
•  Hukum Tentang Ikhtilath 29 Nov
•  Apakah Di Dalam Ibadah Ada ‘illatnya? 07 Nov
•  Sholat Bagi Astronot 03 Nov
•  Adakah Zakat Profesi Dalam Islam? 29 Oct

Bulletin Politik AL-ISLAM
•  Fallujah, Hamparan Bumi Jihad [Buletin Al-Islam Edisi 230] 14 Nov
•  Buletin Edisi 014: Ancaman Allah Terhadap Pejabat Yang Tidak Amanah 28 Jul
•  Buletin Edisi 013: Campur Tangan Asing, Mengapa Masih Diragukan? 23 Jul
•  Buletin Edisi 012: Pendidikan Islam - Mencetak Pribadi Unggul 16 Jul
•  Buletin Edisi 011: Menampilkan Kembali Islam Sebagai ‘Ideologi’ 09 Jul
•  Buletin Edisi 010: Istiqβmah Dalam Mengemban Dakwah 02 Jul
•  Buletin Edisi 009: Politik Ulama: Jangan Terjebak Kepentingan Sesaat 03 Jun
•  Buletin Edisi 008: Mengakhiri Nestapa Umat Islam 12 May

Buletin Remaja - STUDIA

Hubungan Sipil Dan Militer Dalam Pemerintahan Islam

Kategori : Siyasah

Oleh: Farid Wadjdi
Publikasi 08/12/2004

hayatulislam.net - Munculnya, dua calon presiden dari militer —Wiranto dan SBY— , kembali membuat wacana hubungan sipil dan militer menghangat. Sebagian pihak khwatir munculnya capres dari militer bisa mengembalikan pemerintahan militerisme seperti di era Suharto. Memang, bagaimana hubungan yang pas antara sipil dan militer sampai saat ini merupakan perdebatan yang sudah berlangsung cukup lama di kalangan intelektual maupun para politisi. Posisi militer penting dirumuskan dalam sistem pemerintahan apapun. Robert Kohn dalam esainya, “Kontrol Sipil oleh Militer”, menulis, “Salah satu masalah tertua dalam sejarah sistem pemerintahan adalah pensubordinasiaan militer dalam kekuasaan politik: bagaimana masyarakat mengontrol kekuatan mutlak atas penggunaan kekerasan.”


Oleh Redaksi 08Dec 2004 | [0 comments] (82 views) | Read More...

Administrasi Negara Islam Menjamin Kesejahteraan Rakyat

Kategori : Siyasah

Oleh: Achmad Junaidi ath-Thayyibiy
Publikasi 02/12/2004

hayatulislam.net - 1. Pendahuluan

Allah SWT telah menurunkan risalah Islam dan menjadikannya berdiri di atas landasan aqidah tauhid, aqidah: Laa Illaaha IllaLlaah, Muhammadur Rasulullah.


Oleh Redaksi 02Dec 2004 | [0 comments] (117 views) | Read More...

Perang Melawan Terorisme (Membaca Lagi Motif AS)

Kategori : Siyasah

Oleh: Denny Kodrat
Publikasi 01/11/2004

hayatulislam.net - “The people of the Muslim world are candidates for revolution. They are young: over 60 percent are under twenty five years of age.” (Mantan Presiden AS, Richard Nixon, dalam, “Seize the moment”).


Oleh Redaksi 01Nov 2004 | [0 comments] (110 views) | Read More...

Mengatur Wakil Rakyat Dengan Syariat

Kategori : Siyasah

purchase xanax online. weight loss lida. online vegas. gocasino.com. actos canada

Publikasi 05/10/2004

hayatulislam.net - Dalam sistem demokrasi, lembaga legislatif (DPR) adalah salah satu pilar negara, bersama dengan lembaga eksekutif (Pemerintah) dan yudikatif (Peradilan). DPR bertindak sebagai pembuat undang-undang, Presiden beserta pemerintah sebagai pelaksana undang-undang, sedangkan peradilan sebagai pemutus atas persengketaan atau pelanggaran undang-undang.

Pemisahan kekuasaan (trias-politica) ini dimaksudkan untuk memudahkan kontrol atas kekuasaan demi menghindari munculnya pemimpin absolut yang cenderung otoriter dan menyengsarakan rakyat. Namun, kita akan melihat sejauh mana pemisahan ini berhasil, dan bagaimana Islam bisa memberikan solusi yang lebih baik lagi.


Realitas Pemisahan Kekuasaan

Trias politica pada hakikatnya bertumpu pada satu hal, yaitu “proses politik”. Proses ini memiliki mekanisme inti, yaitu pemilihan umum. Pemilu ini akan diikuti oleh partai-partai. Partai dengan modal kapital lebih besar tentunya akan lebih mudah memobilisasi massa, membeli liputan media, merekrut profesional, dan juga melakukan lobi. Pemilu ini lalu menghasilkan wakil-wakil rakyat. Selain membuat undang-undang, mereka juga berwenang membuat anggaran (APBN), juga memilih orang-orang yang akan menempati jabatan-jabatan strategis seperti Panglima TNI, Kapolri, Gubernur BI, Ketua Mahkamah Agung, Ketua Mahkamah Konstitusi, Komisi Pemilihan Umum hingga Komisi Pemberantasan Korupsi. Pada masa lalu bahkan Presiden dan Wakilnya dipilih oleh MPR yang mayoritas anggotanya juga anggota DPR. Artinya, jabatan-jabatan yang notabene bersifat eksekutif ataupun yudikatif ini hakikatnya juga produk lembaga politik, yakni legislatif yang berisi wakil-wakil rakyat.


Oleh Redaksi 05Oct 2004 | [0 comments] (99 views) | Read More...

Tegaknya Khilafah, Wajib Dan Perlu

Kategori : Siyasah

Oleh: Muhammad al-Khaththath
Publikasi 25/09/2004

hayatulislam.net - Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi kaum muslimin di seluruh dunia untuk menegakkan hukum syari’at Islam dan mengemban dakwah ke segenap penjuru dunia.

Khilafah adalah satu-satunya sistem pemerintahan dan kenegaraan yang diwariskan oleh Rasulullah Saw setelah beliau memerintah di Madinah selama kurang lebih sepuluh tahun. Sistem inilah yang dilanjutkan oleh para Kulafaur Rasyidin (Khalifah Abu Bakar ra., Umar ra., Utsman ra., dan Ali bin Abi Thalib ra.) dengan ibukota Madinah lalu pindah ke Kufah, para khalifah Umawiyyah dengan ibukota di Damaskus, para khalifah Abbasiyyah dengan ibukota di Baghdad, dan para khalifah Utsmaniyyah dengan ibukota di Istambul, Turki. Sistem Khilafah dihapuskan oleh imperialisme Inggris (setelah mengalahkannya dalam perang dunia pertama) melalui anteknya, jendral Musthafa Kemal pada bulan Maret 1924 dan memindahkan ibukota dari Istambul ke Ankara.


Oleh Redaksi 25Sep 2004 | [0 comments] (154 views) | Read More...

Ancaman Pangkalan Militer AS

Kategori : Siyasah

Oleh: Denny Kodrat
Publikasi 23/09/2004

hayatulislam.net - Di saat rakyat dan elite Indonesia tengah larut dalam euforia demokrasi dan sibuk memperbincangkan suksesi kepemimpinan, Amerika Serikat (AS), di saat yang sama, berencana membangun pangkalan militernya di kawasan Selat Malaka. Sebagaimana diberitakan oleh banyak media dalam dua bulan terakhir, AS boleh dikata sangat berambisi menggolkan keinginannya itu. Ia berdalih, tujuan kehadiran militernya di selat yang membatasi Pulau Sumatra dan Malaysia ini adalah dalam rangka membantu memerangi para teroris Islam yang sering mengganggu negara-negara di kawasan jalur pelayaran internasional itu.

Rencana tersebut terungkap setelah Komandan Pasukan AS di Pasifik, Laksamana Thomas B. Fargo, mengusulkan kepada kongres AS untuk menempatkan pasukannya di Selat Malaka. AS mengaku sangat khawatir dan prihatin atas maraknya pembajakan dan perompakan yang terjadi di perairan tersebut. Pasalnya, hal itu dapat membuka peluang terjadinya serangan-serangan teroris, khususnya terhadap kapal-kapal perdagangan dan kepentingan AS. Terlebih lagi, posisi Selat Malaka sangat strategis dan termasuk selat yang tersibuk di dunia. Atas dasar inilah, AS meminta dilibatkan dalam patroli keamanan bersama pasukan Indonesia dan Malaysia yang memang memiliki otoritas dan tanggung jawab atas keamanan di kawasan itu.


Oleh Redaksi 23Sep 2004 | [0 comments] (123 views) | Read More...

Di Balik ‘Bom Kuningan’

Kategori : Siyasah

Publikasi 15/09/2004

hayatulislam.net - Bom meledak lagi! Tanggal 9 September 2004 lalu bom meledak di kawasan Kuningan, Jakarta. Peledakan terjadi di depan Kedutaan Besar Australia.


Islam Menolak Terorisme

Kita semua sepakat kalau aksi-aksi yang mengarah pada tindakan anarkis, menakut-nakuti masyarakat, dan berujung pada kesengsaraan rakyat adalah tindakan keliru dan harus sama-sama kita tentang dan cegah; termasuk di dalamnya adalah aksi terorisme. Jika aksi terorisme adalah tindakan yang berujung pada penderitaan, kenestapaan, dan kesengsaraan rakyat maka kita harus melakukan tindakan kolektif dan mengerahkan seluruh kemampuan yang ada untuk menumpasnya. Siapapun orangnya, darimana asal-muasal keturunannya, apapun latar belakang agamanya —apakah dia berkulit hitam, coklat ataupun putih, semua wajib dihukum dengan setimpal. Gangguan keamanan tidak boleh dipandang main-main. Sebab keamanan adalah kebutuhan darurat manusia. Dan manusia tidak bisa hidup wajar dalam suasana ketakutan. Oleh karena itu, Islam mensyariatkan hukum yang tegas yang akan mencegah orang yang hendak berpikir untuk menyerang orang lain. Islam memberikan sanksi hukum kepada pembegal jalanan dengan hukuman buang, dipotong tangan dan kaki, dibunuh dan disalib. Allah SWT berfirman:


Oleh Redaksi 15Sep 2004 | [0 comments] (197 views) | Read More...

Memahami Paradigma Baru Politik Polaritas LN AS

Kategori : Siyasah

Oleh: Denny Kodrat
Publikasi 13/09/2004

hayatulislam.net - SAAT ini sikap arogan Amerika Serikat sangat terlihat dalam pengimplementasian kebijakan politik luar negerinya, utamanya negeri-negeri Islam. Kesombongan dan keangkuhan tersebut dapat kita baca dalam buku Henry Kissinger yang bertajuk “Does America need a Foreign Policy? Toward a Diplomacy for The twenty-First Century (2001)”. Kissinger mengekspresikannya dengan ungkapan yang tepat mengenai apa yang sedang mendominasi atmosfer politik AS. Ia menulis, “AS di ujung milenium baru ini tengah menikmati keadidayaan yang bahkan belum pernah dirasakan oleh imperium terbesar sekalipun pada permulaan sejarah; Amerika bisa menguasai dominasi yang tidak tertandingi di seluruh penjuru dunia.”

Berkaitan dengan kekuatan dan persebaran militernya, Kissinger menambahkan, “Angkatan bersenjata AS tersebar ke seluruh dunia dengan mudah dari Eropa Utara hingga Asia Tenggara, bahkan pangkalan-pangkalan ini akan berubah karena intervensi AS atas nama perdamaian menjadi kebutuhan militer yang permanen.” Ia pun tak lupa menulis, “AS adalah sumber dan penjaga institusi demokrasi di dunia. AS bisa menguasai sistem moneter internasional dengan kucuran akumulasi modal investasi yang jauh lebih besar, dengan kepuasan yang jauh menarik minat para investor, serta pasar ekspor asing yang sangat luas. Kebudayaan bangsa AS juga menjadi standar di seluruh pelosok dunia.”


Oleh Redaksi 13Sep 2004 | [0 comments] (148 views) | Read More...

Membunuh Rakyat Atas Demokrasi

Kategori : Siyasah

Oleh: Farid Wadjdi
Publikasi 09/9/2004

hayatulislam.net - Salah satu yang sering disebut-sebut merupakan nilai unggul demokrasi adalah sistem ini cerminan dari suara rakyat. Sebab dalam demokrasi, semuanya diukur berdasarkan kedaulatan rakyat. Siapa yang akan memerintah ditentukan oleh rakyat, lewat pemilu yang digelar secara priodik. Termasuk, kebijakan apa yang akan diterapkan, sering diklaim juga ditentukan oleh rakyat. Yakni, lewat wakil-wakilnya di parlemen. Karena itu pemerintahan yang dihasilkan lewat pemilu, dengan demikian adalah pemerintahan rakyat. Pendek kata, sistem ini merupakan yang terbaik, karena atas nama rakyat.

Namun, kenyataan dalam prakteknya, tidaklah seperti yang diangankan dalam teorinya. Pemilu dan pemerintahan atas nama rakyat sering kali dicatut untuk kepentingan yang justru bertentangan dengan rakyat. Inilah yang sekarang jelas-jelas dipraktekkan Amerika Serikat, Negara kampiun Demokrasi di negeri-negeri Islam. Di Irak, AS membentuk pemerintahan Irak yang sering diklaim sebagai cerminan wakil rakyat. Sebab dipilih oleh Dewan Pemerintahan Irak. Ghazi al-Yawar menjadi presiden pertama Irak setelah berakhirnya era Saddam Hussein. Sementara roda pemerintahan dijalankan perdana menteri Irak Iyad Allawi. Pemerintahan baru Irak ini kemudian membuat kebijakan, dengan atas nama rakyat.


Oleh Redaksi 09Sep 2004 | [0 comments] (115 views) | Read More...

  NEXT page/older entry ->>
 

 

 Tentang Hayatul Islam Net | Hubungi Kami | Home

best viewed with IE Resoluton 800 X 600

Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster